Pengaruh Variasi Ukuran Partikel Karbon Aktif Hasil Pirolisis Limbah Polyethylene Terephthalate (PET) Terhadap Respons Elektrokimia Elektroda
Penelitian ini menganalisis pengaruh ukuran partikel karbon aktif
berbasis limbah Polyethylene Terephthalate (PET) terhadap
karakteristik permukaan dan performa elektroda. Karbon diperoleh
melalui proses pirolisis pada suhu 393 ºC selama 2 jam kemudian
karbon diklasifikasikan menggunakan ayakan 100, 140, dan 200 mesh,
dan dilakukan perendaman aktivasi kimia menggunakan KOH 1 M
selama 2 jam untuk mendapatkan karbon aktif. Pengujian elektrokimia
dilakukan menggunakan Source Measure Unit (SMU) dengan metode
Galvanostatic Charge-Discharge (GCD) pada konfigurasi sel sandwich
menggunakan elektrolit Na₂SO₄. Parameter yang dianalisis meliputi
waktu discharge, IR drop, kapasitans spesifik, kapasitans area, densitas
energi, dan densitas daya. Hasil menunjukkan bahwa ukuran partikel
200 mesh memberikan performa tertinggi, dengan waktu discharge 47
detik, IR drop 0,48 V, kapasitans spesifik 3,09 F/g, kapasitans area
65,69 F/cm², densitas energi 0,08 Wh/kg, dan densitas daya 6,52 W/kg.
Karakterisasi BET menunjukkan bahwa sampel 200 mesh memiliki luas
permukaan spesifik sebesar 197,66 m²/g, volume pori total 0,1529
cm³/g, dan diameter pori rata-rata 1,5467 nm, sedangkan sampel 100
mesh memiliki luas permukaan 18,12 m²/g, volume pori total 0,049099
cm³/g, dan diameter pori rata-rata 5,4192 nm. Dengan demikian, ukuran
partikel memengaruhi karakteristik permukaan dan respons
elektrokimia elektroda, dengan ukuran partikel 200 mesh menunjukkan
performa terbaik.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610230003
Keyword
limbah PET karbon aktif ukuran partikel elektroda karakteristik elektrokimia