(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

SINTESIS NANOPARTIKEL PERAK (AgNPs) MENGGUNAKAN EKSTRAK DAUN JENGKOL (Archidendron pauciflorum) UNTUK DETEKSI Hg(II)


Pencemaran Hg(II) merupakan permasalahan lingkungan yang cukup serius karena bersifat toksik dan dapat terakumulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis AgNPs menggunakan ekstrak daun jengkol (Archidendron pauciflorum) melalui metode sintesis hijau, melakukan karakterisasi, serta mengevaluasi kinerjanya sebagai sensor Hg(II). Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun jengkol positif mengandung alkaloid, tanin/fenolik, dan flavonoid. Kondisi sintesis diperoleh pada konsentrasi AgNO3 0,8 mM, volume ekstrak 200 µL, pH 9, dan paparan sinar matahari selama 15 menit. Pembentukan AgNPs ditunjukkan oleh munculnya puncak Resonansi plasmon permukaan (SPR) pada rentang 415-426 nm. Analisis FTIR menunjukkan pergeseran gugus O-H dan C=C setelah sintesis. Hasil PSA menunjukkan ukuran hidrodinamik sebesar 101,5 nm dengan nilai PDI 0,371, sedangkan nilai zeta potensial sebesar -30,0 mV. Hasil XRD menunjukkan struktur kristal face-centered cubic (fcc) dengan puncak difraksi pada bidang (111), (200), (220), (311), dan (222), serta ukuran kristalit sebesar 10,40 nm. TEM menunjukkan morfologi spherical hingga mendekati spherical dengan ukuran rata-rata 11,50 ± 3,99 nm. AgNPs menunjukkan respons linear terhadap Hg(II) dengan nilai R2 sebesar 0,9981, dengan nilai batas deteksi (LOD) sebesar 0,569 mg.L-1, dan batas kuantifikasi (LOQ) sebesar 1,896 mg L-1 serta menunjukkan selektivitas terhadap Hg(II). Hasil tersebut menunjukkan bahwa AgNPs berbasis ekstrak daun jengkol berpotensi digunakan sebagai sensor kolorimetri Hg(II). Kata kunci: Daun jengkol, sintesis hijau, AgNPs, Hg(II), dan selektivitas.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610220045

Keyword
Daun jengkol, sintesis hijau, AgNPs, Hg(II), dan s