Fabrikasi dan Aktivitas Antibakteri Film Forming Spray Berbasis PVA dengan Ekstrak Daun Sirih (Piper betle) untuk Aplikasi Luka Terbuka
Luka terbuka berisiko mengalami infeksi akibat mikroorganisme patogen yang dapat menghambat penyembuhan. Penelitian ini bertujuan memformulasikan dan mengevaluasi film forming spray (FFS) berbasis polyvinyl alcohol (PVA) dengan ekstrak daun sirih (Piper betle) sebagai sediaan antibakteri topikal. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode Ultrasound-Assisted Extraction (UAE) dengan etanol 70 persen, dilanjutkan dengan uji fitokimia, formulasi ekstrak 0 persen, 2 persen, 3 persen, dan 4 persen, karakterisasi fisik, analisis FTIR, uji stabilitas, serta uji antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Rendemen ekstrak diperoleh sebesar 12,05 persen dengan hasil positif terhadap hidroksikavikol, eugenol, dan flavonoid. Peningkatan konsentrasi ekstrak menurunkan pH dari 6,54 menjadi 6,24 dan spray area dari 21,72 menjadi 18,58 cm², serta meningkatkan viskositas dari 34,90 menjadi 37,50 mPa·s. Selain itu peningkatan konsentrasi juga menurunkan waktu pengeringan dari 384,91 menjadi 253,45 detik. Analisis FTIR menunjukkan gugus fungsi khas PVA dan ekstrak daun sirih serta indikasi interaksi antarkomponen. Seluruh formulasi homogen dan pH relatif stabil selama 14 hari pada suhu ruang. Aktivitas antibakteri tertinggi terhadap S. aureus diperoleh pada F3 (4 persen) dengan zona hambat 2,70 ± 0,13 mm, sedangkan terhadap P. aeruginosa tidak terbentuk zona hambat. FFS berpotensi dikembangkan sebagai sediaan antibakteri topikal untuk luka terbuka, tetapi diperlukan penelitian lanjutan untuk mengoptimalkan aktivitas antibakteri dan mengevaluasi keamanannya secara in vivo.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610220032
Keyword
Antibakteri Daun Sirih Film forming spray Luka terbuka PVA