Analisis Variabilitas Curah Haujan Bulanan dan Implikasinya terhadap produktivitas padi di Provinsi Lampung pada Periode El Nino 1991 – 2024
Variabilitas curah hujan merupakan salah satu faktor iklim yang berkaitan dengan ketersediaan air bagi tanaman padi, terutama selama periode El Niño. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik variabilitas curah hujan bulanan secara klimatologis dan pada fase El Niño di Provinsi Lampung periode 1991 – 2024, serta mengkaji implikasinya terhadap produktivitas padi bulanan. Data yang digunakan meliputi curah hujan bulanan dari CHIRPS, Oceanic Niño Index (ONI) dari (NOAA), serta data produksi dan luas panen padi dari BPS untuk menghitung produktivitas padi. Variabilitas curah hujan dianalisis menggunakan metode persentil, sedangkan produktivitas padi dihitung berdasarkan produksi dan luas panen. Hubungan dan pengaruh El Niño dianalisis secara deskriptif dengan mengidentifikasi pola antara indeks variabilitas curah hujan dengan penurunan atau pergeseran puncak produktivitas padi bulanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara klimatologis, indeks variabilitas curah hujan relatif rendah pada Januari – April (0,48 – 0,61) dan mencapai kategori ekstrem pada Agustus (2,45) dan September (2,91). Pada komposit El Niño, indeks tetap rendah pada Januari – April (0,37 – 0,56), tetapi mencapai kategori ekstrem pada Oktober (4,65). Temuan ini mengindikasikan adanya pergeseran periode variabilitas ekstrem dari Agustus – September secara klimatologis menjadi Juni – Juli dan September – Oktober saat El Niño. Produktivitas padi pada tahun-tahun tersedia (2018, 2019, 2021, dan 2022) berkisar antara 36,89 ku/ha (Juli 2019) hingga 56,47 ku/ha (April 2022). Pada Juni – Juli, kategori variabilitas ekstrem selama El Niño bertepatan dengan penurunan produktivitas pada keempat tahun tersebut. Sementara itu, pada September – Oktober, produktivitas turun pada 2018 dan 2022, tetapi meningkat pada 2019 dan 2021. Hasil ini menunjukkan bahwa penurunan produktivitas padi sejalan dengan tingginya variabilitas curah hujan pada Juni – Juli, tetapi tidak terjadi secara konsisten pada September – Oktober.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610210045
Keyword
El Niño Variabilitas Curah Hujan Produktivitas Padi