Analisis Finansial, Nilai Tambah, dan Penerimaan Konsumen terhadap Minuman Herbal Benalu Teh pada UMKM Bapak Durohim Kota Pagar Alam
Benalu teh merupakan tanaman parasit yang dapat menurunkan produktivitas tanaman teh, namun berpotensi dimanfaatkan sebagai minuman herbal karena mengandung senyawa bioaktif bernilai ekonomi. UMKM Bapak Durohim di Kota Pagar Alam telah mengolah benalu teh menjadi produk minuman herbal, tetapi aspek finansial usaha, nilai tambah hasil pengolahan, dan penerimaan konsumen terhadap produk tersebut belum pernah dievaluasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis aspek finansial sederhana (HPP dan BEP), nilai tambah menggunakan metode Hayami, dan tingkat penerimaan konsumen menggunakan uji hedonik di UMKM Bapak Durohim, Kota Pagar Alam. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner uji hedonik kepada 100 panelis tidak terlatih. Hasil analisis finansial menunjukkan total biaya produksi sebesar Rp803.093/bulan, dengan Harga Pokok Produksi (HPP) Rp16.061/unit, dan Break Even Point (BEP) tercapai pada penjualan Rp528.908 yang setara dengan 15,11 unit produk. Sementara itu, analisis metode Hayami menghasilkan nilai tambah kategori tinggi sebesar Rp141.589/kg bahan baku dengan rasio nilai tambah mencapai 80,90%. Hasil uji hedonik menunjukkan produk minuman herbal benalu teh dapat diterima baik oleh konsumen dengan hasil skor penerimaan keseluruhan 3,75. Parameter aroma memperoleh skor kesukaan tertinggi yaitu sebesar 4,02, diikuti parameter warna dengan skor sebesar 3,75, dan rasa sebagai parameter dengan skor terendah yaitu 3,35. Secara keseluruhan, minuman herbal benalu teh ini memiliki prospek ekonomi yang baik.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610210009
Keyword
Analisis Finansial Benalu Teh Metode Hayami Nilai Tambah Uji Hedonik