(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

STUDI GEOBOTANI ORYZA SATIVA UNTUK REVEGETASI LAHAN BEKAS TAMBANG BATUBARA, LINGGAPURA, LAMPUNG TENGAH


View/Open

Author
Fenesia, Zefrinka P. Simatupang

Date Published
17 Sep 2026

Advisor
Dr. Danni Gathot Harbowo, S.Si., M.T.,

Subject
Teknik Geologi

Publisher


Penambangan batubara sistem terbuka di Linggapura, Kecamatan Selagai Lingga, Kabupaten Lampung Tengah, menyingkap Formasi Talangakar (Oligo–Miosen) pada tepi barat Cekungan Sumatera Selatan dan meninggalkan material batubara pada permukaan lahan pascatambang. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika tutupan vegetasi berbasis Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) serta menentukan karakteristik batubara sebagai media tumbuh Oryza sativa. Metode penelitian meliputi analisis NDVI citra Landsat 7 ETM+ tahun 2006, 2016, 2018, 2020, dan 2025 menggunakan ArcGIS, validasi lapangan pada beberapa titik dan pengambilan sampel batubara, dilanjutkan karakterisasi melalui petrografi sayatan tipis dan kuantifikasi komponen karbonan menggunakan ImageJ serta analisis X-Ray Fluorescence (XRF), dan uji geobotani Oryza sativa pada rasio tanah:batubara 4:0, 3:1, 2:2, 1:3, dan 0:4 dengan perlakuan benih dan semai. Hasil NDVI menunjukkan dominasi vegetasi rapat pada 2006 (NDVI >0,41), perubahan menjadi nonvegetasi pada 2016 (NDVI <0,03), dan pemulihan bertahap hingga 2025 dengan sebagian area masih berkategori rendah–sedang (0,03–0,41). Sampel batubara memiliki rata-rata komponen karbonan 63,69% sehingga tervalidasi sebagai batubara. XRF didominasi SiO₂ (70,45%) dan Al₂O₃ (18,82%), dengan unsur hara relatif rendah. Kromium (±294 ppm) dan Timbal (±58 ppm) melebihi ambang rujukan, sedangkan Arsenik (±17,6 ppm) mendekati ambang. Peningkatan proporsi batubara menurunkan pH dan laju pertumbuhan. Rasio 2:2 menghasilkan pertumbuhan 1,07 cm/hari (benih) dan 0,8 cm/hari (semai), setara kontrol. Dengan demikian, Oryza sativa berpotensi digunakan untuk revegetasi pada media dengan proporsi batubara maksimum 50%.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610210003

Keyword
Geobotani Oryza sativa Revegetasi lahan NDVI X-Ray Fluorescence (XRF) Normalized Difference Vegetation Index (NDVI)