Skrining In Silico pada Senyawa Tanaman Bakau Merah (Rhizophora stylosa Griff) Sebagai Kandidat Antiinflamasi pada Penyakit Rheumatoid Arthritis
Penyakit Rheumatoid Arthritis (RA) merupakan gangguan autoimun kronis yang dicirikan oleh peradangan sinovial dan kerusakan sendi progresif yang dikendalikan oleh jalur enzim COX-2 dan sitokin IL-6. Tanaman bakau merah (Rhizophora stylosa Griff) kaya akan senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai agen antiinflamasi alami. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi metabolit sekunder dari R. stylosa yang paling potensial sebagai kandidat antiinflamasi RA terhadap protein target COX-2 dan IL-6 dengan pendekatan in silico. Sebanyak 46 senyawa aktif dari R. stylosa diseleksi dengan kriteria Hukum Lima Lipinski. Geometri ligan dioptimasi menggunakan GaussView 6.0. Simulasi molecular penambatan dilakukan dengan AutoDockTools 1.5.7 dengan prednison dan ligan alami sebagai kontrol positif. Hasil penapisan menghasilkan 32 senyawa yang memenuhi syarat farmakokinetika oral. Validasi metode menunjukkan nilai RMSD valid, yaitu 0,82 Å (COX-2) dan 1,24 Å (IL-6). Pada protein target COX-2, senyawa Carreaborin menunjukkan afinitas tertinggi dengan energi bebas Gibbs (ΔG) sebesar -11,67 kkal/mol dan membentuk ikatan hidrogen kuat dengan residu katalitik utama Tyr385 (1,67 Å), sehingga berpotensi sebagai inhibitor kompetitif langsung. Pada protein target IL-6, senyawa 3β-O-(E)-coumaroyl-15α-hydroxy-β-amirin menunjukkan afinitas pengikatan terbaik dengan ΔG sebesar -9,99 kkal/mol, membentuk beberapa ikatan hidrogen kuat pada residu Arg179 dan Arg182 yang berdekatan dengan situs aktif, memicu efek penghalang sterik untuk mencegah kompleks reseptor.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610200046
Keyword
Rhizophora stylosa Rheumatoid arthritis in silico COX-2 IL-6 molecular docking