ANALISIS BIODIESEL MINYAK DEDAK PADI DAN MINYAK JELANTAH MELALUI VARIASI CAMPURAN BAHAN BAKU DAN TEMPERATUR REAKSI
Penelitian ini membahas pemanfaatan minyak dedak padi dan minyak jelantah sebagai bahan baku biodiesel melalui variasi campuran bahan baku dan temperatur reaksi. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan variasi komposisi minyak dedak padi:minyak jelantah sebesar 100:0%, 50:50%, dan 0:100% serta temperatur 55°C, 60°C, dan 65°C. Parameter yang dianalisis meliputi rendemen, densitas, viskositas, angka asam, dan kadar air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi minyak jelantah cenderung menurunkan rendemen dan meningkatkan densitas, viskositas, angka asam, serta kadar air biodiesel. Rendemen tertinggi sebesar 89,450% diperoleh pada S1B. Nilai densitas terendah sebesar 884 kg/m³ dan viskositas terendah sebesar 4,978 mm²/s juga diperoleh pada S1B. Angka asam terendah sebesar 0,453 mg-KOH/g dan kadar air terendah sebesar 0,046% diperoleh pada variasi S1. Berdasarkan metode Multi Criteria Decision Making (MCDM), S1B dengan komposisi 100% minyak dedak padi pada temperatur 60°C menjadi variasi terbaik dengan skor 24.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610200036
Keyword
Biodiesel Minyak bekatul padi Minyak Jelantah Temperatur Reaksi MCDM