(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

ANALISIS PENGARUH KONSENTRASI PATI SAGU CROSS-LINKING DAN GLISEROL TERHADAP KARAKTERISTIK EDIBLE FILM SEBAGAI KEMASAN BUMBU MI INSTAN


Peningkatan konsumsi mi instan turut meningkatkan jumlah sampah plastik dari penggunaan kemasan bumbu yang sulit terurai, sehingga diperlukan alternatif kemasan berupa edible film. Ketidaktepatan konsentrasi pati cross-linking dan gliserol dapat menghasilkan edible film yang kurang optimal dalam melindungi bumbu mi instan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kedua konsentrasi, menentukan kombinasi terbaik, dan menganalisis perubahan mutu bumbu selama penyimpanan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial dengan konsentrasi pati cross-linking 3 persen dan 5 persen (b/v total akuades) serta gliserol 40 persen, 45 persen, dan 50 persen (b/b pati). Peningkatan konsentrasi pati cross-linking berpengaruh nyata terhadap peningkatan ketebalan (0,150-0,169 mm menjadi 0,207-0,226 mm), kuat tarik (0,944-4,739 MPa menjadi 2,198-6,785 MPa), modulus young (2,204-23,355 MPa menjadi 6,116-133,681 MPa), dan kelarutan (15,033-17,333 detik menjadi 43,073-63,410 detik), serta penurunan elongasi (20,374-43,338 persen menjadi 5,202-36,643 persen) dan laju transmisi uap air (24,339-25,744 g/m².jam menjadi 21,558-23,805 g/m².jam). Peningkatan konsentrasi gliserol berpengaruh nyata terhadap peningkatan elongasi (20,374 persen-43,338 persen pada A1; 5,202 persen-36,643 persen pada A2) dan laju transmisi uap air (24,339-25,744 g/m².jam pada A1; 21,558-23,805 g/m².jam pada A2), serta penurunan kuat tarik (4,739-0,944 MPa pada A1; 6,785-2,198 MPa pada A2), modulus young (23,355-2,204 MPa pada A1; 133,681-6,116 MPa pada A2), dan kelarutan (17,333-15,033 detik pada A1; 63,410-43,073 detik pada A2). Kombinasi perlakuan terbaik diperoleh pada A1B1, yaitu konsentrasi pati cross-linking 3 persen (b/v) dan gliserol 40 persen (b/b pati), dengan ketebalan 0,150 mm, kuat tarik 4,739 MPa, elongasi 20,374 persen, modulus young 23,355 MPa, laju transmisi uap air 24,339 g/m².jam, dan kelarutan 17,333 detik. Hasil pengamatan perubahan mutu menunjukkan bahwa tidak terlihat gumpalan secara visual hingga hari ke-12 penyimpanan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610200024

Keyword
cross-linking edible film gliserol mi instan pati sagu