Pengaruh Lapisan Epoksi Berpengisi Al2O3 Dengan Variasi Ketebalan Lapisan Terhadap Ketahanan Korosi Baja Karbon SS400
Baja karbon SS400 banyak digunakan pada konstruksi, tetapi
ketahanan korosinya rendah di lingkungan yang mengandung ion
klorida. Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh lapisan
epoksi tanpa dan dengan pengisi Al₂O₃, serta variasi jumlah lapisan,
terhadap laju korosi baja SS400, sehingga dapat menjadi acuan
pengembangan penyalut antikorosi yang efektif dan ekonomis.
Penelitian dibatasi pada lima spesimen (tanpa penyalut, epoksi tanpa
serbuk, serta epoksi-Al₂O₃ 1, 2, dan 3 lapisan) dengan komposisi
campuran tetap, aplikasi menggunakan kuas, dan media korosif
NaCl 3%, tanpa pengukuran ketebalan lapisan secara langsung.
Spesimen dilapisi, direndam dalam NaCl 3%, kemudian diamati
dengan mikroskop optik dan dianalisis luas area terkorosinya
menggunakan ImageJ, serta diuji dengan metode Tahanan Polarisasi
Linear (LPR). Nilai tahanan polarisasi (Rp) meningkat dari 17,51
Ω⋅cm² pada spesimen tanpa penyalut menjadi 288,67 Ω⋅cm² pada
penyalut 3 lapisan, sedangkan laju korosi turun dari 13,57 mm/y
menjadi 0,897 mm/y. Hasil mikroskopi menunjukkan area terkorosi
menurun hingga 0,554% (sisi A) dan 0,514% (sisi B) pada 3 lapisan.
v
Hal ini menunjukkan bahwa partikel Al₂O₃ berperan sebagai
penghalang (barrier) yang mengisi pori-pori epoksi dan
menghambat difusi zat korosif. Penambahan Al₂O₃ dan jumlah
lapisan yang lebih banyak terbukti meningkatkan ketahanan korosi
baja SS400.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610200022
Keyword
Aluminium Oksida (Al₂O₃) Baja Karbon SS400 Epoksi Laju Korosi Tahanan Polarisasi Linear