(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

SINTESIS MIKROKRISTALIN SELULOSA (MCC) DARI AMPAS BATANG KELAPA SAWIT SEBAGAI POTENSI EKSIPIEN TABLET


Ampas batang kelapa sawit mengandung selulosa sebesar 41 persen sehingga berpotensi sebagai bahan baku mikrokristalin selulosa (MCC). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konsentrasi HCl dan suhu hidrolisis terhadap karakteristik MCC dari ampas batang kelapa sawit dan performanya sebagai potensi eksipien tablet. Pembuatan MCC dilakukan melalui tahapan delignifikasi, bleaching, dan hidrolisis asam dengan variasi konsentrasi HCl 2 persen, 3 persen dan 4 persen pada suhu hidrolisis 70 ̊C, 80 ̊C, dan 90 ̊C. Karakterisasi MCC meliputi FTIR, whiteness index, PSD, dan SEM. Hasil menunjukkan perlakuan terbaik diperoleh pada konsentrasi HCl 2% pada suhu 70 ̊C, dengan nilai IR1047/1022 sebesar 0,96, whiteness index sebesar 74,58, PSD pada mesh 60 sebesar 0,05 persen dan PSD 200 mesh sebesar 28,75 persen, SEM menunjukkan MCC memiliki struktur partikel memanjang, berserat, dan tidak beraturan dengan ukuran partikel 17,52 µm. Serbuk MCC tersebut memiliki laju alir 0,95 g/s, Bj nyata 0,25 g/cm3, Bj mampat 0,35 g/cm3, dan kompresibilitas 28 persen. MCC kemudian diaplikasikan dalam formulasi tablet sebanyak 40 persen dan 30 persen, serta 40 persen Avicel PH 101 sebagai pembanding. Analisis tablet meliputi keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kekerasan, dan waktu hancur. Formulasi dengan pemakaian 30 persen MCC ampas batang kelapa sawit menunjukkan karakteristik tablet yang memenuhi kriteria farmakope dengan menghasilkan kekerasan 6,23 Kp, dengan waktu hancur 78,16 detik.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610190032

Keyword
ampas batang kelapa sawit eksipien hidrolisis asam mikrokristalin selulosa tablet