Analisis Pengaruh Variasi Metode Pencetakan Terhadap Karakteristik Briket Biomassa Tandan Kosong Kelapa Sawit
Pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebagai bahan baku briket biomassa merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pemanfaatan limbah perkebunan sebagai sumber energi alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi metode pencetakan terhadap karakteristik briket biomassa tandan kosong kelapa sawit (TKKS) serta membandingkan karakteristik briket hasil penelitian dengan briket komersial. Bahan baku yang digunakan adalah TKKS dengan tepung tapioka sebagai perekat. Briket dibuat menggunakan tiga metode pencetakan, yaitu screw press, hydraulic press, dan pipa PVC. Pengujian karakteristik meliputi kadar air, kadar abu, nilai kalor, laju pembakaran, dan drop test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pencetakan memengaruhi karakteristik briket yang dihasilkan. Variasi screw press menghasilkan kadar air terendah sebesar 3,52 persen dan laju pembakaran sebesar 0,1228 g/menit. Hydraulic press menghasilkan kadar abu terendah sebesar 6,070 persen, nilai kalor tertinggi sebesar 5.373,02 kal/g, serta nilai drop test terendah sebesar 0,1077 persen. Pipa PVC menghasilkan kadar air 4,34 persen, kadar abu 7,912 persen, nilai kalor 5.126,00 kal/g, laju pembakaran 0,1719 g/menit, dan drop test 0,1187 persen. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi hydraulic press memberikan karakteristik energi dan ketahanan benturan yang baik, sedangkan screw press menghasilkan kadar air dan laju pembakaran yang lebih rendah.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610190019
Keyword
briket biomassa tandan kosong kelapa sawit metode pencetakan hydraulic press screw press pipa PVC