(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Studi Eksperimental Variasi Pretreatment Pengeringan Pada Pembuatan Briket Berbahan Pelepah Kelapa Sawit


View/Open

Author
JOHANNES, SIMANJUNTAK

Date Published
13 Oct 2026

Advisor
Putra Andi Kolala, S.T., M.T.,

Subject
Teknik Mesin

Publisher


Pemanfaatan limbah biomassa sebagai energi alternatif merupakan salah satu upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi pretreatment pengeringan terhadap karakteristik briket berbahan dasar pelepah kelapa sawit serta membandingkannya dengan briket komersial. Variasi pengeringan yang digunakan yaitu temperatur ruang selama 3 hari, sinar matahari selama 3 hari dengan rata-rata 8 jam per hari, dan oven pada temperatur 105°C selama 2 jam. Bahan kemudian dikarbonisasi pada temperatur 400°C selama 3 jam, dihaluskan hingga 60 mesh, dicampur dengan perekat tepung tapioka 10%, dicetak pada kecepatan 40 RPM, dan dikeringkan pada temperatur 105°C selama 3 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeringan matahari memberikan hasil terbaik berdasarkan kadar air dan nilai kalor, masing-masing sebesar 6,80 persen dan 6.231,93 kal/g, dengan densitas 0,56 g/cm³ dan laju pembakaran 0,08 g/menit. Pada pengeringan oven, kadar airnya 6,80%, nilai kalornya 5.884,42 kal/g, densitasnya 0,57 g/cm³, dan laju pembakarannya 0,08 g/menit. Adapun pengeringan pada suhu ruang menghasilkan kadar air 7,61%, nilai kalor 5.264,32 kal/g, densitas 0,57 g/cm³, dan laju pembakaran 0,07 g/menit. Dalam drop test, briket hasil pengeringan oven mengalami kehilangan massa paling v kecil, yaitu 8,49%. Dengan demikian, penjemuran matahari merupakan pretreatment terbaik dari sisi karakteristik energi, sedangkan oven unggul dalam ketahanan mekanik.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610190005

Keyword
Pelepah kelapa sawit briket biomassa pretreatment pengeringan nilai kalor kadar air