IDENTIFIKASI PERUBAHAN MORFOLOGI DASAR PERAIRAN BERBASIS SATELLITE DERIVED BATHYMETRY (SDB) MULTI TEMPORAL (STUDI KASUS: PULAU PASARAN, KECAMATAN TELUK BETUNG TIMUR)
Informasi batimetri di sekitar Pulau Pasaran sangat krusial bagi keselamatan alur pelayaran nelayan lokal, namun ketersediaan data kedalaman perairan yang mutakhir masih menjadi tantangan. Survei akustik konvensional membutuhkan biaya tinggi dan waktu yang lama, sehingga ketersediaan data pemantauan berkala menjadi sangat terbatas. Sebagai solusinya, teknologi penginderaan jauh menggunakan metode Satellite Derived Bathymetry (SDB) menawarkan alternatif yang efisien dengan cakupan wilayah yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai kedalaman serta menganalisis dinamika perubahan morfologi dasar laut secara multitemporal, sekaligus menilai tingkat akurasi hasil estimasi SDB di perairan dangkal Pulau Pasaran.
Pelaksanaan penelitian ini memanfaatkan platform komputasi awan Google Earth Engine (GEE) untuk memproses citra satelit Sentinel-2 Level-2A multi-temporal perekaman tahun 2023, 2024, dan 2025. Metode ekstraksi kedalaman dilakukan menggunakan Algoritma Rasio Logaritmik Stumpf. Model matematika dikalibrasi melalui analisis regresi linear empiris menggunakan 60
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610170003
Keyword
Batimetri Satellite Derived Bathymetry Sentinel-2 Pulau Pasaran Algoritma Stumpf