Efektivitas Kebijakan Pengendalian Penggunaan Kendaraan Pribadi Di Kota Jakarta Selatan
Penelitian ini bertujuan mengetahui kebijakan pengendalian penggunaan kendaraan pribadi yang paling efektif di Kota Jakarta Selatan. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods): analisis kualitatif (analisis konten dan analisis naratif) untuk mengidentifikasi pelaksanaan kebijakan, serta Analytical Hierarchy Process (AHP) berdasarkan penilaian sembilan pakar untuk menetapkan bobot efektivitas. Hasil menunjukkan bahwa Sistem Ganjil-Genap kurang efektif karena rentan terhadap perilaku oportunistik masyarakat dan menimbulkan dampak limpahan (spillover effect) ke jalan lingkungan. Uji Emisi didukung integrasi teknologi yang baik, tetapi terhambat rendahnya partisipasi masyarakat. Reformasi Manajemen Parkir paling efektif karena bekerja langsung di titik tujuan perjalanan melalui tarif disinsentif dan penertiban fisik. Skor akhir AHP menempatkan Reformasi Manajemen Parkir pada peringkat pertama (0,387), diikuti Uji Emisi (0,346) dan Ganjil-Genap (0,267). Strategi pengendalian perlu bergeser dari pembatasan akses jalan menuju pengetatan di titik tujuan perjalanan yang terintegrasi dengan transportasi publik massal. Rekomendasi meliputi percepatan penyediaan Park and Ride di simpul transit perbatasan dan penguatan pengawasan berbasis teknologi antarlembaga.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610160017
Keyword
Pengendalian Kendaraan Pribadi Travel Demand Management Jakarta Selatan Analytical Hierarchy Process (AHP) Manajemen Parkir Ganjil-Genap Uji Emisi