(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

ANALISIS BIBLIOMETRIK ARTIKEL BENCANA ALAM PERTANIAN SUMATERA DAN JAWA UNTUK RISET MASA DEPAN MENGGUNAKAN ALGORITMA VOS DAN LOUVAIN


View/Open

Author
FADLAN, HARAHAP

Date Published
23 Jun 2026

Advisor
Luluk Muthoharoh, S.Si., M.Si.,
Dr. Sri Karnila, S.Kom., M.Kom,

Subject
Sains Data

Publisher


Pulau Sumatera dan Jawa merupakan tulang punggung sektor pertanian nasional Indonesia. Namun, keduanya menghadapi ancaman serius dari bencana alam akibat perubahan iklim, dengan estimasi kerugian ekonomi sektor pertanian mencapai Rp 77,9 triliun pada periode 2020–2024. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kata kunci dominan dalam publikasi ilmiah mengenai bencana alam pertanian di kedua wilayah serta memproyeksikan arah riset masa depan melalui pendekatan analisis bibliometrik. Data yang digunakan terdiri atas 1.418 publikasi ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar dengan kata kunci agricultural natural disaster pada rentang waktu 1995–2024. Metadata publikasi berupa judul, abstrak, dan kata kunci diolah melalui tahap preprocessing yang mencakup data cleaning, penghapusan stopword, lowercasing, lemmatisasi, filtering, dan tokenisasi. Selanjutnya, hubungan antarkata kunci dianalisis menggunakan Algoritma VOS (Visualization of Similarities) untuk membangun jaringan ko-okurensi, sedangkan Algoritma Louvain diterapkan untuk mendeteksi komunitas atau klaster tematik dalam jaringan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa kata kunci disaster, natural, dan risk mendominasi publikasi di kedua wilayah, yang mengindikasikan bahwa penelitian masih berada pada taraf deskriptif dan konseptual. Terdapat perbedaan tematik yang jelas antara kedua wilayah: penelitian di Jawa lebih berfokus pada tanggap darurat, adaptasi iklim, dan ketahanan pertanian, sedangkan penelitian di Sumatera lebih menekankan pengelolaan lahan, manajemen risiko, dan isu lingkungan jangka panjang. Algoritma Louvain berhasil mengidentifikasi lima klaster tematik utama di Jawa dan empat klaster di Sumatera, yang mencerminkan struktur multidisiplin penelitian bencana pertanian. Kesenjangan penelitian yang teridentifikasi meliputi minimnya kajian spesifik berdasarkan jenis bencana, kurangnya integrasi data spasial-temporal, serta terbatasnya studi tentang ketahanan pertanian jangka panjang. Penelitian ini merekomendasikan arah riset masa depan yang lebih tersegmentasi, berbasis wilayah, serta mengintegrasikan pendekatan spasial dan adaptasi berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610150010

Keyword
analisis bibliometrik, bencana alam pertanian, Alg bibliometric analysis, agricultural natural disast