ANALISIS BIBLIOMETRIK ARTIKEL BENCANA ALAM PERTANIAN SUMATERA DAN JAWA UNTUK RISET MASA DEPAN MENGGUNAKAN ALGORITMA VOS DAN LOUVAIN
Pulau Sumatera dan Jawa merupakan tulang punggung sektor pertanian
nasional Indonesia. Namun, keduanya menghadapi ancaman serius
dari bencana alam akibat perubahan iklim, dengan estimasi kerugian
ekonomi sektor pertanian mencapai Rp 77,9 triliun pada periode
2020–2024. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kata kunci
dominan dalam publikasi ilmiah mengenai bencana alam pertanian di
kedua wilayah serta memproyeksikan arah riset masa depan melalui
pendekatan analisis bibliometrik. Data yang digunakan terdiri atas 1.418
publikasi ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar dengan kata kunci
agricultural natural disaster pada rentang waktu 1995–2024. Metadata
publikasi berupa judul, abstrak, dan kata kunci diolah melalui tahap
preprocessing yang mencakup data cleaning, penghapusan stopword,
lowercasing, lemmatisasi, filtering, dan tokenisasi. Selanjutnya,
hubungan antarkata kunci dianalisis menggunakan Algoritma VOS
(Visualization of Similarities) untuk membangun jaringan ko-okurensi,
sedangkan Algoritma Louvain diterapkan untuk mendeteksi komunitas
atau klaster tematik dalam jaringan tersebut. Hasil analisis menunjukkan
bahwa kata kunci disaster, natural, dan risk mendominasi publikasi di
kedua wilayah, yang mengindikasikan bahwa penelitian masih berada
pada taraf deskriptif dan konseptual. Terdapat perbedaan tematik yang
jelas antara kedua wilayah: penelitian di Jawa lebih berfokus pada
tanggap darurat, adaptasi iklim, dan ketahanan pertanian, sedangkan
penelitian di Sumatera lebih menekankan pengelolaan lahan, manajemen
risiko, dan isu lingkungan jangka panjang. Algoritma Louvain berhasil
mengidentifikasi lima klaster tematik utama di Jawa dan empat klaster
di Sumatera, yang mencerminkan struktur multidisiplin penelitian
bencana pertanian. Kesenjangan penelitian yang teridentifikasi
meliputi minimnya kajian spesifik berdasarkan jenis bencana, kurangnya
integrasi data spasial-temporal, serta terbatasnya studi tentang ketahanan
pertanian jangka panjang. Penelitian ini merekomendasikan arah
riset masa depan yang lebih tersegmentasi, berbasis wilayah, serta
mengintegrasikan pendekatan spasial dan adaptasi berkelanjutan untuk
mendukung ketahanan pangan nasional.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610150010
Keyword
analisis bibliometrik, bencana alam pertanian, Alg bibliometric analysis, agricultural natural disast