Analisis Hubungan Jarak Sesar Dan Megathrust Terhadap Percepatan Tanah Maksimum (PGA) Menggunakan Metode Support Vector Regression (SVR) Di Wilayah Sumatra Bagian Utara
Wilayah Sumatra bagian utara berada pada kawasan tektonik aktif akibat subduksi Lempeng Indo-Australia terhadap Eurasia yang membentuk zona megathrust dan Zona Sesar Sumatra. Penelitian ini bertujuan mengestimasi nilai Peak Ground Acceleration (PGA) berbasis parameter jarak terhadap sesar aktif dan megathrust menggunakan metode Support Vector Regression (SVR) sebagai pendekatan alternatif untuk mengestimasi pola spasial PGA ketika data raster resmi terbaru (PuSGeN 2024) tidak dapat diakses secara terbuka. Ekstraksi jarak minimum dari 164.296 titik sampel di lima provinsi dilakukan menggunakan QGIS. Model SVR dikembangkan dengan kernel Radial Basis Function (RBF) dan diproses melalui GridSearchCV serta validasi silang 10-fold, menghasilkan konfigurasi optimal C = 3, γ = 30, dan ε = 0,05. Hasil evaluasi menunjukkan performa model yang baik dengan R² = 0,9814, RMSE = 0,0283 g, dan MAE = 0,0167 g. Hubungan jarak sumber gempa terhadap PGA menunjukkan pola peluruhan nonlinier, di mana jarak ke megathrust memiliki korelasi lebih kuat (r = -0,823) dibanding sesar aktif (r = -0,726). Distribusi spasial prediksi konsisten dengan pola PuSGeN 2024, yakni nilai PGA tinggi di pesisir barat dan meluruh ke timur. Namun, PGA maksimum prediksi (0,887 g) lebih rendah dari PuSGeN 2024 (3–4 g) karena belum memperhitungkan magnitudo, kedalaman, dan kondisi tanah lokal (Vs30). Model ini dapat menjadi alat bantu estimasi awal bahaya guncangan tanah spasial.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610130020
Keyword
Megathrust Peak Ground Acceleration (PGA) Sesar Aktif Sumatra Bagian Utara Support Vector Regression (SVR)