ANALISIS TINGKAT AKTIVITAS TEKTONIK PADA DAERAH SESAR CIMANDIRI DAN SESAR LEMBANG
Jawa Barat merupakan wilayah dengan kondisi tektonik aktif yang dipengaruhi
oleh interaksi Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia/Sunda.
Deformasi yang berlangsung tidak hanya menghasilkan aktivitas kegempaan,
tetapi juga memengaruhi perkembangan bentang alam dan sistem drainase di
sekitar struktur aktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat aktivitas
tektonik relatif secara kuantitatif serta membandingkan dominasi aktivitas
tektonik antara Sesar Cimandiri dan Sesar Lembang. Analisis dilakukan
menggunakan data sekunder melalui pendekatan morfometri Daerah Aliran
Sungai (DAS) yang mencakup enam parameter, yaitu Hypsometric Integral
(Hi), Basin Shape (Bs), Asymmetry Factor (Af), Valley Floor Width-to-Height
Ratio (Vf), Mountain Front Sinuosity (Smf), dan Drainage Density (Dd). Nilai
kelas dari masing-masing parameter kemudian diintegrasikan menjadi Indeks
Aktivitas Tektonik Relatif (IATR) untuk menentukan tingkat aktivitas pada
setiap DAS. Hasil IATR tidak merepresentasikan secara langsung laju
pergeseran sesar maupun probabilitas terjadinya gempa, tetapi dapat
digunakan sebagai informasi pendukung untuk mengidentifikasi wilayah yang
memerlukan kajian geologi dan geoteknik lebih rinci dalam mitigasi bencana
serta perencanaan wilayah.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610120030
Keyword
Aktivitas Tektonik Relatif Sesar Cimandiri Sesar Lembang