Studi Eksperimen Perbandingan Whale Tail-blade dan Whale Tail Tubercle-blade terhadap Performa Turbin Vertikal Arus Laut Berkecepatan Rendah
Energi arus laut merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang berpotensi dikembangkan di Indonesia, salah satunya melalui pemanfaatan turbin arus laut sumbu vertikal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh whale tail-blade dan whale tail tubercle-blade terhadap performa turbin tipe V-shaped Darrieus pada kondisi arus rendah. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan mini water tunnel dengan rentang kecepatan arus 0,10–0,28 m/s, dengan parameter pengujian meliputi kemampuan self-starting, torsi, dan koefisien daya (Cp). Pada kecepatan arus 0,10 m/s, whale tail tubercle menghasilkan putaran 14,87 rpm, sedangkan whale tail sebesar 6,00 rpm. Pada kecepatan arus 0,28 m/s, whale tail tubercle mencapai 38,23 rpm, sedangkan whale tail sebesar 33,16 rpm. Whale tail tubercle menghasilkan torsi yang lebih stabil serta nilai koefisien daya maksimum sebesar 0,340, sedangkan whale tail sebesar 0,250, sehingga terjadi peningkatan kemampuan konversi energi sekitar 36%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penambahan tubercle pada bilah mampu meningkatkan kemampuan self-starting, kestabilan torsi, dan kemampuan konversi energi turbin.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610100005
Keyword
koefisien daya self-starting torsi whale tail tubercle