Perbandingan Portofolio Saham Optimal Menggunakan Capital Asset Pricing Model (CAPM) dan Liquidity Adjusted Capital Asset Pricing Model (LCAPM) pada Saham Indeks LQ45
Investasi di pasar modal merupakan salah satu alternatif investasi yang banyak diminati karena berpotensi memberikan return yang optimal. Namun, investasi saham juga memiliki risiko yang tinggi sehingga diperlukan strategi untuk meminimalkan risiko tanpa mengurangi potensi return, salah satunya melalui pembentukan portofolio optimal. Model yang dapat digunakan dalam pembentukan portofolio antara lain Capital Asset Pricing Model (CAPM) dan Liquidity Adjusted Capital Asset Pricing Model (LCAPM). CAPM merupakan model yang menjelaskan hubungan antara expected return dan risiko sistematis dalam kondisi pasar yang berada pada keseimbangan, sedangkan LCAPM merupakan pengembangan dari model CAPM yang mempertimbangkan pengaruh risiko likuiditas terhadap tingkat pengembalian saham. Penelitian ini bertujuan untuk membentuk dan membandingkan portofolio optimal menggunakan CAPM dan LCAPM pada saham-saham yang konsisten tergabung dalam Indeks LQ45 serta mengevaluasi kinerja portofolio yang dihasilkan menggunakan indeks Sharpe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa portofolio CAPM dan LCAPM masing-masing terdiri dari 17 saham. Berdasarkan indeks Sharpe, ketika menggunakan IHSG sebagai proksi pasar, LCAPM menghasilkan kinerja lebih baik dengan nilai 0,66558 dibandingkan CAPM sebesar 0,04057. Sementara itu, ketika menggunakan LQ45 sebagai proksi pasar, CAPM menghasilkan kinerja lebih baik dengan nilai -0,14505 dibandingkan LCAPM sebesar -1,19893.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610090006
Keyword
CAPM Indeks LQ45 Indeks Sharpe LCAPM Portofolio