KAJIAN TEKNIS SISTEM PENYALIRAN TAMBANG BATU ANDESIT PT. BUKIT BATU MAKMUR TAHUN 2025
Sistem penyaliran tambang merupakan elemen penting dalam kegiatan pertambangan untuk mengelola air di area operasional. Ditemukan permasalahan berupa genangan air pada jalan angkut serta pembuangan air langsung ke sungai tanpa melalui proses pengendapan pada lokasi penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung debit air limpasan serta merancang dimensi saluran terbuka dan kolam pengendapan yang sesuai. Data yang digunakan meliputi curah hujan selama 10 tahun (2015–2024) dari Stasiun BMKG Maritim Panjang serta data kontur dari peta RBI. Analisis curah hujan dilakukan menggunakan metode Distribusi Gumbel yang telah memenuhi uji kesesuaian probabilitas. Hasil perhitungan menunjukkan debit air limpasan sebesar 10,35 m³/detik pada Area 1 dan 7,96 m³/detik pada Area 2. Berdasarkan nilai debit tersebut, dirancang saluran terbuka berbentuk persegi panjang dengan dimensi pada Area 1 yaitu lebar dasar 1,52 m dan tinggi 1,37 m, serta pada Area 2 lebar dasar 1,32 m dan tinggi 1,23 m. Selain itu, dimensi kolam pengendapan pada Area 1 memiliki lebar 50 m, kedalaman 5 m, dan panjang 150 m, sedangkan pada Area 2 memiliki lebar 44 m, kedalaman 5 m, dan panjang 132 m. Dengan durasi pengenendapan selama 2 jam pada kolam pengendapan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perbaikan sistem penyaliran tambang agar lebih efektif dan sesuai dengan kaidah teknis.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610080010
Keyword
Curah Hujan Debit Saluran Terbuka Kolam Pengendapan Sistem Penyaliran