(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Perubahan Garis Pantai Berbasis Landsat 8 dan DSAS untuk Identifikasi Erosi dan Sedimentasi di Krui Selatan dan Pesisir Selatan


View/Open

Author

Date Published
10 Aug 2026

Advisor
Akbar Wahyu Nugraha, S.T., M.T.,
Tri Kies Welly, S.T., M.T.,

Subject
Teknik Geomatika

Publisher


Wilayah pesisir Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, mengalami dinamika perubahan posisi garis pantai akibat kecenderungan erosi dan sedimentasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan garis pantai periode 2019–2023 menggunakan citra Landsat 8 OLI/TIRS dengan metode Normalized Difference Water Index (NDWI) dan Digital Shoreline Analysis System (DSAS) melalui parameter Net Shoreline Movement (NSM) dan End Point Rate (EPR). Analisis dilakukan pada 697 transek dengan jarak 50 meter dan divalidasi menggunakan 30 titik sampel lapangan. Hasil penelitian menunjukkan Kecamatan Krui Selatan memiliki rata-rata NSM -3,16 m dan EPR -0,77 m/tahun dengan kecenderungan erosi, sedangkan Kecamatan Pesisir Selatan memiliki rata-rata NSM 0,65 m dan EPR 0,16 m/tahun dengan kecenderungan sedimentasi. Secara keseluruhan, rata-rata NSM -0,462 m dan EPR -0,112 m/tahun menunjukkan kecenderungan perubahan garis pantai ke arah daratan. Pada tingkat desa, terdapat 9 desa yang didominasi erosi dan 9 desa yang didominasi sedimentasi. Validasi menghasilkan Overall Accuracy 70,00

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610010017

Keyword
Perubahan Garis Pantai Erosi Sedimentasi NDWI DSAS