Analisis Perbandingan Kinerja Campuran Bentonit dan Karbon Aktif Dari Cangkang Sawit sebagai Adsorben Untuk Peningkatan Sifat Fisik Oli Bekas
Oli bekas merupakan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang
mengalami penurunan sifat fisik selama pemakaian sehingga berpotensi
mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas
campuran adsorben bentonit dan karbon aktif dari cangkang sawit
dalam meningkatkan sifat fisik oli bekas mendekati standar oli baru.
Proses adsorpsi dilakukan dalam skala laboratorium dengan variasi
komposisi adsorben tunggal dan campuran, dilanjutkan filtrasi,
kemudian diuji densitas (piknometer), viskositas kinematik (Redwood
Viscometer), dan flash point (ASTM D93-A). Hasil menunjukkan oli
bekas mengalami penurunan signifikan dari oli baru, yaitu densitas dari
0,86363 menjadi 0,70896 g/cm³, viskositas kinematik dari 30,6813
menjadi 24,620 cSt, dan flash point dari 205 menjadi 102 °C. Campuran
adsorben terbukti lebih efektif dibanding adsorben tunggal karena
bekerja komplementer bentonit mengikat senyawa polar, karbon aktif
menyerap senyawa nonpolar. Komposisi optimum diperoleh pada
bentonit 10 g dan karbon aktif 20 g, dengan densitas 0,88656 g/cm³,
viskositas 26,714 cSt, dan flash point 203 °C (deviasi 2 °C dari oli
baru).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609300018
Keyword
Bentonit Karbon aktif cangkang sawit Oli bekas Adsorpsi Sifat fisik fluida