(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Pengaruh Perbandingan Kinerja Campuran Zeolit-A dan Bentonit sebagai Adsorben untuk Peningkatan Sifat Fisik Minyak Pelumas Bekas


View/Open

Author
Raihan, Ramadhan

Date Published
24 Sep 2026

Advisor
Randy Yusuf Kurniawan, M.Si.,
Rozi Afdi, S.T., M.T.,

Subject
Rekayasa Minyak dan Gas

Publisher


Minyak pelumas merupakan salah satu fluida pendukung yang digunakan pada peralatan dalam industri minyak dan gas, seperti pompa dan kompresor, untuk mengurangi gesekan dan keausan serta menjaga keandalan operasi peralatan. Selama penggunaannya, minyak pelumas dapat mengalami degradasi dan terkontaminasi sehingga terjadi perubahan sifat fisik, seperti viskositas kinematik, densitas, dan flash point. Penelitian ini bertujuan mengkaji perubahan sifat fisik minyak pelumas bekas sebelum dan sesudah proses adsorpsi, membandingkan kinerja adsorben tunggal dan campuran zeolit-A dan bentonit, serta menentukan komposisi campuran yang optimal. Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan enam variasi perbandingan massa zeolit-A dan bentonit dengan total massa adsorben 1 gram, yaitu 5:0 (ZB-1), 4:1 (ZB-2), 3:2 (ZB-3), 2:3 (ZB-4), 1:4 (ZB-5), dan 0:5 (ZB-6). Sebanyak 50 mL minyak pelumas bekas dicampurkan dengan adsorben dan diaduk menggunakan magnetic stirrer selama 1 jam, kemudian disaring dan diuji sebanyak tiga kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak pelumas bekas sebelum adsorpsi memiliki viskositas kinematik 24,45 cSt, densitas 0,8664 g/cm³, dan flash point 114,33 °C, sedangkan minyak pelumas baru memiliki nilai masing-masing 25,71 cSt, 0,8643 g/cm³, dan 210,93 °C. Setelah proses adsorpsi, seluruh komposisi mampu memperbaiki ketiga parameter tersebut menuju karakteristik minyak pelumas baru. Bentonit murni menunjukkan kinerja lebih baik pada viskositas dan densitas, sedangkan zeolit-A murni menunjukkan kinerja lebih baik pada flash point. Namun, campuran zeolit-A dan bentonit, khususnya ZB-3 hingga ZB-5, menunjukkan kinerja yang lebih baik secara keseluruhan. Komposisi optimum diperoleh pada ZB-4 dengan perbandingan zeolit-A sebesar 2:3, dengan viskositas 25,63 cSt dan flash point 153,50 °C yang mendekati karakteristik minyak pelumas baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran zeolit-A dan bentonit berpotensi digunakan sebagai metode adsorpsi untuk meningkatkan kembali karakteristik fisik minyak pelumas bekas yang digunakan pada sistem pelumasan peralatan industri minyak dan gas.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609300016

Keyword
adsorpsi bentonit industri minyak dan gas minyak pelumas bekas sifat fisik zeolit-A