(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Karakteristik Fisikokimia Kopi Luwak dan Non-Luwak Robusta (Coffea canephora L) Liwa Berdasarkan Perbedaan Suhu Penyangraian


Kopi merupakan salah satu minuman yang paling sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, mulai dari kalangan remaja hingga orang tua. Liwa, Lampung Barat, merupakan salah satu daerah penghasil kopi robusta. Terdapat pula jenis kopi luwak, yaitu kopi dihasilkan melalui proses fermentasi alami di dalam saluran pencernaan musang luwak. Penyangraian (roasting) merupakan tahapan penting dalam pengolahan kopi karena suhu penyangraian berperan besar dalam membentuk sifat fisikokimia kopi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh suhu penyangraian, jenis kopi, serta interaksinya terhadap karakteristik fisikokimia kopi Robusta luwak dan non-luwak asal Liwa. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan faktor suhu penyangraian (190°C, 200°C, dan 210°C) dan jenis kopi (luwak dan non-luwak). Parameter yang diamati meliputi rendemen, pH, warna, kadar abu, dan total fenol. Analisis data dilakukan menggunakan aplikasi IBM SPSS dengan metode Two-way Analysis of Variance (ANOVA), dilanjutkan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikansi 5%. Hasil ANOVA menunjukkan suhu penyangraian berpengaruh nyata terhadap rendemen, pH, warna, kadar abu, dan total fenol. Jenis kopi berpengaruh nyata terhadap pH, total fenol, dan nilai b* warna, dengan total fenol kopi luwak lebih tinggi dibandingkan non-luwak. Interaksi suhu penyangraian dan jenis kopi berpengaruh nyata terhadap total fenol serta nilai a* dan b* warna kopi.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609290009

Keyword
Kopi Robusta Kopi Luwak Suhu Penyangraian Sifat Fisik Sifat Kimia