(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

INTERPRETASI LINGKUNGAN PENGENDAPAN BATUBARA BERDASARKAN ANALISIS FASIES, TOTAL SULFUR, DAN KADAR ABU PADA LAPANGAN X FORMASI MUARA ENIM, KABUPATEN LAHAT


View/Open

Author

Date Published
16 Sep 2026

Advisor
Evan Rosyadi Ogara, S.T., M.Eng,

Subject
Teknik Geologi

Publisher


Berdasarkan data Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2024, Sumatra Selatan merupakan salah satu wilayah yang memiliki sumber daya batubara penting di Indonesia. Kabupaten Lahat merupakan salah satu wilayah di Sumatra Selatan yang memiliki keterdapatan batubara, yang berasal dari Formasi Muara Enim. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fasies dan asosiasi fasies, menganalisis kualitas batubara, menentukan lingkungan pengendapan berdasarkan Horne et al., serta mengorelasikan antarasumur DH-01, DH-02, DH-03 dan DH-04. Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan data menggunakan metode touch coring, yang diintegrasikan dengan analisis geokimia batubara meliputi nilai total sulfur dan kadar abu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asosiasi fasies yang berkembang terdiri atas interdistributary bay yang dicirikan oleh batulempung laminasi dan batulanau laminasi, swamp yang dicirikan oleh lapisan batubara Seam D dan Seam D1, serta crevasse splay yang dicirikan oleh batupasir. Analisis nilai total sulfur dan kadar abu menunjukkan Seam D memiliki nilai total sulfur rendah berkisar 0,47-0,58

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609280042

Keyword