(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Sinyal Elektrokardiografi (EKG) untuk Evaluasi Stres Pasca Pemberian Essential Oils: Patchouli, Ylang-Ylang dan Cajuput


View/Open

Author

Date Published
23 Sep 2026

Advisor
Rudi Setiawan, S.T., M.T.,
apt. Kiki Yuli Handayani, S.Farm., M. Pharm., S.Ci,

Subject
Teknik Biomedis

Publisher


Stres yang tidak dikelola dengan baik pada mahasiswa dapat memicu aktivasi berlebihan sistem saraf simpatis dan meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular jangka panjang. Penelitian ini bertujuan melakukan akuisisi dan pengolahan sinyal elektrokardiografi EKG, menganalisis perbedaan parameter Heart Rate Variability atau HRV berupa SDNN, RMSSD, dan pNN50 sebelum dan sesudah pemberian essential oil, serta membandingkan nilainya antara kelompok yang menggunakan dan tidak menggunakan essential oil. Penelitian ini diharapkan menjadi alternatif intervensi non-farmakologis untuk pengelolaan stres pada mahasiswa. Penelitian melibatkan 50 mahasiswa Institut Teknologi Sumatera dengan tingkat stres ringan-sedang berdasarkan skor DASS-21, dibagi ke lima kelompok yaitu Patchouli, Ylang-Ylang, Cajuput, FCO, dan Kontrol, dengan pengamatan dibatasi pada efek relaksasi dalam satu sesi intervensi. Sinyal EKG diakuisisi menggunakan sensor AD8232 dan mikrokontroler ESP32 pada frekuensi 250 Hz, diproses melalui filtering, deteksi R-peak, dan ekstraksi HRV, lalu dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil menunjukkan HRV menurun signifikan pasca-stres pada SDNN, RMSSD, dan pNN50 dengan p di bawah 0,010. Pada fase pemulihan, Ylang-Ylang mencatat perubahan paling signifikan dengan r antara 0,69 sampai 0,89, diikuti Cajuput dan Patchouli dengan besar efek yang juga tergolong besar, sementara FCO dan Kontrol tidak menunjukkan pemulihan berarti dengan r hanya berkisar 0,02 sampai 0,18, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609270013

Keyword
Aromaterapi Elektrokardiografi Essential oil Heart Rate Variability Stres