Wellness Tourism dalam Arsitektur Lanskap di Kampung Gajeboh Baduy Luar, Desa Kanekes, Kabupaten Lebak.
Perkembangan Wellness Tourism mendorong pemanfaatan lanskap dan budaya lokal sebagai bagian dari pengalaman wisata yang mendukung kesehatan fisik, mental, dan spiritual. Kampung Gajeboh Baduy Luar di Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, memiliki karakter lanskap alami dan budaya tradisional yang berpotensi mendukung konsep tersebut, tetapi belum dikaji secara komprehensif berdasarkan komponen destinasi dan karakter biofilik lanskapnya. Penelitian ini bertujuan: (1) Menganalisis penerapan Permenparekraf Nomor 3 Tahun 2022, komponen Attraction, Accessibility, Amenity, dan Ancillary Services (4A) dan Biophilic Design di Kampung Gajeboh Baduy Luar. (2) Menganalisis kesesuaian Kampung Gajeboh Baduy Luar terhadap Ethno-Wellness Tourism dalam perspektif arsitektur lanskap .Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif melalui studi literatur, observasi lapangan, integrasi data, dan analisis ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)Kampung Gajeboh memiliki daya tarik lanskap alami, keautentikan budaya Baduy, serta aktivitas tradisional yang didukung aksesibilitas, amenitas, dan kelembagaan sehingga memenuhi kriteria regulasi Permenparekraf Nomor 3 Tahun 2022; dan (2) karakter lanskap Kampung Gajeboh menunjukkan penerapan Biophilic Design melalui keterhubungan visual dan nonvisual dengan alam, keberadaan vegetasi, sungai, topografi, udara dan cahaya alami, penggunaan material lokal, serta integrasi ruang dan aktivitas masyarakat dengan lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kampung Gajeboh memiliki potensi kuat untuk dikembangkan sebagai destinasi Wellness Tourism dalam perspektif arsitektur lanskap.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609240014
Keyword