Analisis Mikrozonasi Menggunakan Metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) di Desa Babatan Kecamatan Katibung Lampung Selatan
Desa Babatan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan berada pada zona subduksi Lempeng Indo-Australia-Eurasia dan Sesar Sumatera sehingga rawan mengalami guncangan gempa bumi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik dinamik tanah berupa frekuensi natural (f0), faktor amplifikasi (A0), indeks kerentanan seismik (Kg), dan kecepatan gelombang geser hingga 30 meter (Vs30) menggunakan metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR). Hasil penelitian diharapkan menjadi acuan mitigasi bencana dan perencanaan tata ruang yang lebih aman di wilayah tersebut. Penelitian mencakup pengukuran mikrotremor pada 29 titik menggunakan seismometer Raspberry Shake 3D Outdoor selama ± 40 menit. Analisis dibatasi pada parameter HVSR hingga kedalaman 30 meter. Data diolah menggunakan Geopsy berdasarkan standar SESAME 2004 dan diinversi memakai algoritma Particle Swarm Optimization (PSO) melalui ProHVSR. Nilai Kg tertinggi diperoleh pada titik 15 yang menunjukkan potensi kerentanan seismik relatif paling tinggi di wilayah penelitian. Hasil menunjukkan f0 3,77 - 32,24 Hz, A0 2,03 - 6,82, Kg 0,16 - 10,21, dan Vs30 398,22 - 1827,06 m/s dengan kelas situs didominasi SB dan SC (SNI 1726:2019).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609240010
Keyword
Mikrozonasi HVSR Mikrotremor Babatan