Representasi “Bakauheni” Pada Perancangan Pasar E-Commerce di Bakauheni, Lampung Selatan
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola budaya jual beli masyarakat termasuk di Kabupaten Lampung Selatan, sehingga mendorong kebutuhan akan pasar yang mampu mengakomodasi sistem perdagangan digital dan konvensional secara terintegrasi. Perancangan Pasar E-Commerce di Bakauheni mengusung konsep representasi identitas “Bakauheni” melalui pendekatan analogi arsitektur dengan daun bakau sebagai elemen utama yang ditransformasikan ke dalam bentuk atap bangunan. Daun bakau dipilih sebagai simbol kawasan pesisir dan karakter lokal Bakauheni sebagai gerbang Pulau Sumatra. Tata ruang dirancang dengan konsep semi outdoor untuk mendukung aktivitas livestreaming, interaksi sosial, serta kenyamanan termal dan visual. Perancangan ini juga mengakomodasi sistem jual beli digital dan konvensional melalui penyediaan ruang dagang fisik dan fasilitas pendukung E-commerce. Bangunan dirancang pada lahan seluas 13.000 m² dengan hasil berupa bangunan pasar, bangunan food court, dan bangunan servis dengan total luasan bangunan 6.834 m². Perancangan ini diharapkan mampu merepresentasikan identitas lokal sekaligus menjawab kebutuhan ruang perdagangan di era digital.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609240008
Keyword
Bakauheni E-Commerce Transformasi Identitas