Analisis Genangan Banjir Dua Dimensi (2D) Menggunakan HEC-RAS di Sungai Way Kandis Provinsi Lampung
Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di DAS Way Kandis, khususnya di Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan memodelkan sebaran genangan banjir dua dimensi (2D) menggunakan HEC-RAS serta membandingkan hasil simulasi dengan kondisi banjir historis di lapangan. Analisis hidrologi dilakukan menggunakan data curah hujan harian maksimum selama 10 tahun yang diolah dengan distribusi Log Pearson Tipe III, kemudian dibentuk menjadi hidrograf banjir menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu. Hasil analisis menghasilkan debit puncak sebesar 7,19 m³/detik, dengan hasil pemodelan menunjukkan pola genangan yang secara umum telah sesuai dengan kondisi banjir historis, dengan luas genangan mencapai 5,84 km². Perbedaan masih dijumpai pada bagian hulu akibat pengaruh lahan persawahan dan saluran irigasi yang belum dimasukkan ke dalam model. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terrain berbasis foto udara mampu merepresentasikan kondisi topografi dan sebaran genangan lebih baik dibandingkan DEM/DTM dari BIG melalui Ina-Geoportal. Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan upaya pengendalian banjir melalui pembangunan embung, kolam retensi, serta penerapan Nature Based Solutions (NbS) sebagai langkah mitigasi banjir yang berkelanjutan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609230057
Keyword
Banjir HEC-RAS 2D HSS Nakayasu Log Pearson Tipe III Sungai Way Kandis