ANALISIS MODE KEGAGALAN PADA PLAT ALUMINIUM 1100-H14 AKIBAT UJI DROP WEIGHT IMPACT
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mode kegagalan dan respons
deformasi pada plat aluminium 1100-H14 dengan ketebalan 0,5 mm akibat
pembebanan impak kecepatan rendah (low velocity impact). Pengujian
dilakukan secara eksperimental menggunakan alat uji drop weight impact
dengan impactor ujung hemispherical bermassa 1,5 kg. Variasi energi
benturan yang diterapkan adalah 10 joule, 15 joule, dan 20 joule, dengan
mengacu pada standar pengujian ASTM D7136. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa peningkatan energi benturan secara signifikan
memengaruhi pola deformasi dan mekanisme kegagalan material. Pada
energi 10 joule, plat mengalami deformasi plastis lokal berupa indentasi
dan lendutan global tanpa disertai retak. Pada energi 15 joule, material
mulai mengalami fase transisi dengan terjadinya penetrasi, yang ditandai
oleh pembentukan lubang dan sobekan radial (petaling). Peningkatan
energi hingga 20 joule mengakibatkan kegagalan berupa perforasi penuh
melalui mekanisme sobekan ulet (ductile tearing). Batas energi kritis
penetrasi plat aluminium 1100-H14 setebal 0,5 mm diidentifikasi berada
pada rentang 15 hingga 20 joule. Secara keseluruhan, mode kegagalan
material bersifat ulet, dengan penyerapan energi didominasi oleh
deformasi plastis sebelum terjadinya fraktur.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609230047
Keyword
Aluminium 1100-H14 Drop Weight Impact Energi Impak Mode Kegagalan Perforasi