Optimasi Akurasi Multi Sensor dalam Pengukuran Tanda Vital pada Medical Check Up Machine
Medical Check-Up Machine 2.0 dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pengukuran tanda vital melalui optimalisasi pengolahan data sensor. Penelitian ini bertujuan meningkatkan akurasi dan kestabilan pengukuran tanda vital serta membandingkan kinerja Moving Average Filter (MAF), Median Filter (MF), dan Kalman Filter (KF). Lingkup penelitian mencakup sensor MLX90614, MPX5050GP, dan MAX30102 dengan data dari 30 responden, sedangkan penelitian dibatasi pada pengujian dalam kondisi lingkungan terkontrol dan perbandingan hasil terhadap alat referensi medis. Metodologi penelitian meliputi kalibrasi regresi linier, penerapan filter digital, pengujian akurasi dan presisi, serta analisis statistik menggunakan uji normalitas dan uji dua sampel berhubungan. Hasil penelitian menunjukkan akurasi sebesar 98,7% untuk suhu 94,5% sistolik, 90,8% diastolik, 99,1% SpO₂, dan 94,1 detak jantung. MAF menghasilkan rata-rata akurasi tertinggi
sebesar 90,68%, sedangkan MF memiliki rata-rata presisi tertinggi
sebesar 92,26%. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan tingkat
signifikansi 0,05, diperoleh pengaruh signifikan penerapan metode
filter digital terhadap hasil pengukuran SpO₂ dan heart rate, dengan p-
value masing-masing sebesar 0,001 dan 0,004. Sementara itu, suhu,
sistolik, dan diastolik tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan,
dengan p-value masing-masing sebesar 0,665, 0,630, dan 0,593.
Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima sebagian, yaitu metode
filter digital berpengaruh signifikan terhadap peningkatan akurasi pada
parameter SpO₂ dan heart rate.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609230008
Keyword
Akurasi Pengukuran Fusi Data Filter Digital Multi Sensor Tanda Vital