Identifikasi Zona Longsor Menggunakan Metode Ground Penetrating Radar (GPR) Frekuensi 38 MHz dan 500 MHz di Daerah “PTH”
Tanah longsor merupakan salah satu bencana geologi yang dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur sehingga diperlukan identifikasi kondisi bawah permukaan untuk mendukung evaluasi kestabilan lereng. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola reflektor bawah permukaan serta menentukan perkiraan kedalaman dan sebaran zona longsor menggunakan metode Ground Penetrating Radar (GPR). Akuisisi data dilakukan pada tiga lintasan pengukuran menggunakan antena frekuensi 38 MHz dan 500 MHz. Data diolah menggunakan perangkat lunak ReflexW melalui tahapan move start time, gain, dan filtering, kemudian diinterpretasikan berdasarkan kontinuitas reflektor, amplitudo, dan pola refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lintasan TBR001 memiliki perubahan karakter reflektor yang paling dominan pada zona 56-72 meter dibandingkan lintasan lainnya. Antena 500 MHz memberikan detail refleksi lapisan dangkal yang lebih baik, sedangkan antena 38 MHz mampu memberikan informasi kondisi bawah permukaan hingga kedalaman yang lebih besar. Berdasarkan hasil interpretasi, zona longsor diperkirakan berada pada lintasan TBR001 dengan kedalaman sekitar 2 meter.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609230007
Keyword
Ground Penetrating Radar zona longsor pola reflektor