IDENTIFIKASI LITOLOGI BATUAN BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI DIPOLE-DIPOLE UNTUK MENDUKUNG PERENCANAAN PEMASANGAN PIPA GAS TOL PEMALANG-BATANG, JAWA TENGAH
Pemasangan pipa gas menggunakan metode Horizontal Directional Drilling (HDD) membutuhkan data litologi bawah permukaan untuk menentukan jalur dan kedalaman pengeboran. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi litologi bawah permukaan berdasarkan nilai resistivitas untuk mendukung perencanaan pemasangan pipa gas pada ruas Jalan Tol Pemalang-Batang, Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah geolistrik resistivitas 2D konfigurasi dipole-dipole pada tiga lintasan X07, X08.1, dan X08.2 dengan spasi elektroda 10 m. Data diolah dan diinversi menggunakan perangkat lunak RES2DINV untuk memperoleh penampang resistivitas 2D. Ketiga lintasan berada pada Formasi Sedimen Plio-Plistosen (QTs) dengan litologi lempung, batupasir tufan, dan breksi. Pada lintasan X07 teridentifikasi batupasir tufan dengan resistivitas 23-109 Ωm dan breksi 110-303 Ωm pada kedalaman hingga 17 m. Pada lintasan X08.1 teridentifikasi lempung dengan resistivitas 4-23 Ωm dan batupasir tufan 24-73 Ωm pada kedalaman hingga 32 m. Pada lintasan X08.2 teridentifikasi lempung dengan resistivitas 2-22 Ωm dan batupasir tufan 23-116 Ωm pada kedalaman hingga 39 m. Berdasarkan hasil interpretasi, jalur HDD direkomendasikan pada kedalaman sekitar 8-10 m yang didominasi litologi batupasir tufan karena relatif kompak dan stabil untuk mendukung proses pengeboran serta menahan beban pipa gas dalam jangka panjang.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609230005
Keyword
Geolistrik resistivitas litologi HDD pipa gas