OPTIMASI FLEET PADA KEGIATAN OVERBURDEN REMOVAL DI PT BUKIT ASAM TBK
Perencanaan fleet pada Pit Air Laya Utara–Timur PT Bukit Asam Tbk dilakukan untuk mengoptimalkan pengelolaan alat mekanis dalam mendukung pencapaian target produksi. Pada Juli 2025, realisasi produksi pengupasan overburden hanya mencapai 440.379 BCM atau 80 persen dari target sebesar 550.000 BCM. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya optimasi terhadap jumlah armada dan hambatan operasional yang memengaruhi produktivitas. Penelitian ini bertujuan menentukan perencanaan armada (fleet) yang optimal melalui analisis produktivitas alat gali-muat Komatsu PC 1250SP-8 dan PC 2000-8 serta alat angkut Komatsu HD 785-7 untuk mencapai target produksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa optimasi jumlah alat angkut menggunakan metode antrean mampu meningkatkan produksi. Rekomendasi jumlah alat angkut yaitu lima unit pada fleet 1 serta enam hingga delapan unit pada fleet lainnya, dengan estimasi produksi mencapai 637.350 BCM/bulan atau 115,89 persen dari target. Perbaikan efisiensi kerja alat angkut dari 68,7 persen menjadi 81 persen melalui pengurangan hambatan operasional serta perbaikan cycle time menggunakan jalur angkut alternatif mampu meningkatkan produksi menjadi 582.416,21 BCM/bulan atau 106 persen dari target. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimasi jumlah armada, peningkatan efisiensi kerja, dan pengurangan waktu edar berperan penting dalam mendukung pencapaian target produksi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609230002
Keyword
Produksi Alat Gali Muat Alat Angkut Metode Match Factor Metode Antrian