Pengaruh Ekstrak Batang Serai dan Jahe Terhadap Mutu Buah Cabai Rawit Selama Penyimpanan
ABSTRAK
Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) mudah mengalami penurunan mutu
selama penyimpanan akibat respirasi, transpirasi, dan aktivitas mikroba.
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh ekstrak batang serai dan
jahe terhadap mutu cabai rawit selama penyimpanan. Penelitian
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan
dan tiga ulangan, yaitu P0 (kontrol), P1 (kemasan polipropilena tanpa
ekstrak), P2 (ekstrak batang serai 100%), P3 (ekstrak batang serai 50% +
jahe 50%), dan P4 (ekstrak jahe 100%). Pengamatan dilakukan selama
14 hari pada suhu 10°C terhadap warna, susut bobot, kadar air, dan
kerusakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh
nyata terhadap susut bobot, kerusakan, dan nilai b*, tetapi tidak
berpengaruh nyata terhadap kadar air, L*, dan a*. Pada hari ke-14, P3
menghasilkan L* sebesar 43,30 dan kadar air 82,33%, sedangkan P1
menghasilkan susut bobot terendah sebesar 6,93%. P4 menghasilkan nilai
a* sebesar -1,16 dan kerusakan terendah sebesar 77,78%. P3 efektif
mempertahankan mutu fisik, sedangkan P4 efektif menekan kerusakan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609220109
Keyword
Cabai rawit Batang serai Jahe Mutu Penyimpanan