(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

PENGARUH PENAMBAHAN LOGAM OKSIDA ZINC OXIDE (ZnO), COPPER OXIDE (CuO), DAN VARIASI KONSENTRASINYA TERHADAP KARAKTERISTIK BIOPLASTIK PATI SAGU


Permasalahan sampah plastik di Indonesia terus meningkat seiring bertambahnya penggunaan plastik berbahan dasar minyak bumi. Alternatif yang dapat dikembangkan adalah bioplastik berbasis pati sagu yang bersifat biodegradable. Bioplastik berbasis pati sagu masih memiliki kelemahan berupa sifat mekanik yang rendah, daya serap air yang tinggi, serta aktivitas antioksidan dan antibakteri yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jenis logam oksida zinc oxide (ZnO) dan copper oxide (CuO) serta variasi konsentrasinya 1, 3, dan 5 persen (b/b pati) terhadap karakteristik bioplastik berbasis pati sagu, serta menentukan formulasi terbaik sebagai kemasan aktif. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor dan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dibandingkan dengan kontrol, penambahan logam oksida menghasilkan nilai densitas, kuat tarik, dan aktivitas antioksidan yang lebih tinggi serta daya serap air yang lebih rendah. Nilai densitas berkisar 1,344–1,662 g/cm³, daya serap air 49,100–63,200 persen, kuat tarik 4,728–8,055 MPa, dan aktivitas antioksidan 10,850–37,890 persen. Bioplastik menghasilkan zona hambat maksimum terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus masing-masing sebesar 8,933 mm dan 11,150 mm. Analisis FTIR (Fourier Transform Infrared Spectroscopy) menunjukkan tidak terbentuk gugus fungsi baru. SEM (Scanning Electron Microscope) menunjukkan distribusi partikel logam oksida dalam matriks bioplastik. Formulasi terbaik berdasarkan indeks efektivitas De Garmo diperoleh pada perlakuan ZnO persen dengan nilai produktivitas 0,709

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609220083

Keyword
bioplastik, copper oxide, karakteristik, pati sag