ANALISIS KUAT TEKAN PADA BETON MUTU FC’ 25 MPA MENGGUNAKAN LIMBAH SEDIMENTASI PLTA WAY BESAI SEBAGAI SUBTITUSI AGREGAT HALUS DAN PENAMBAHAN LIMBAH PLASTIK LDPE ( LOW DENSITY POLYETHYLENE) IWACI ITERA
Peningkatan jumlah limbah sedimentasi PLTA dan limbah plastik
Low Density Polyethylene (LDPE) menimbulkan permasalahan
lingkungan
yang
memerlukan upaya pemanfaatan secara
berkelanjutan. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan adalah
memanfaatkan limbah tersebut sebagai bahan substitusi agregat halus
pada campuran beton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh penggunaan limbah sedimentasi PLTA Way Besai dan
limbah plastik LDPE terhadap kuat tekan beton mutu rencana 25 MPa,
serta
mengevaluasi karakteristik kimia material berdasarkan
pengujian X-Ray Fluorescence (XRF).
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental
dengan benda uji silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Variasi
substitusi agregat halus limbah sedimentasi yang digunakan yaitu 0%,
25%, 50%, 75%, dan 100%, dengan penambahan limbah LDPE
sebesar 5% pada setiap variasi selain beton kontrol. Pengujian kuat
tekan dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari menggunakan
Compression Testing Machine (CTM). Analisis kimia material
dilakukan menggunakan metode XRF untuk mengetahui kandungan
unsur penyusun limbah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan persentase
substitusi limbah sedimentasi dan penambahan LDPE menyebabkanpenurunan kuat tekan beton. Nilai kuat tekan beton umur 28 hari pada
variasi 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609220049
Keyword
Beton Limbah Sedimentasi LDPE Subtitusi Agregat Kuat Tekan XRF XRD