Identifikasi Material Bawah Permukaan Sebagai Rencana Untuk Perluasan TPA Dengan Metode Geolistrik Konfigurasi Dipole-Dipole Pada Lokasi Tpa Cipeucang, Tangerang Selatan
View/Open
Author
Sri, Anggira Sianturi
Date Published
23 Sep 2026
Advisor
Selvi Misnia Irawati, S.Si., M.T., Wahyu Eko Junian, S.T.,M.T., Nur Hidayat, S.T., M.Si.,
Subject
Teknik Geofisika
Publisher
Tangerang Selatan merupakan salah satu wilayah perkotaan dengan tingkat kepadatan penduduk relatif tinggi, hal ini menyebabkan tingginya produksi sampah. Peningkatan produksi sampah di Tangerang Selatan menyebabkan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang mengalami overload, sehingga pemerintah merencanakan pelebaran area TPA yang memerlukan kajian tentang kondisi geologi bawah permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persebaran material bawah permukaan, mengidentifikasi sebaran dan kedalaman material berkekompakan relatif tinggi, serta menganalisis potensi arah perluasan TPA Cipeucang berdasarkan kondisi litologi bawah permukaan. Pengukuran dilakukan sebanyak 6 lintasan dengan konfigurasi dipole-dipole dan data diolah menggunakan software RES2DINV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan TPA Cipeucang berada pada formasi Aluvium dan Kipas Aluvium dengan litologi terbagi menjadi material yang lebih lunak dengan nilai resistivitas 0,2-13.9 Ωm diinterpretasikan mewakili litologi lempung, lanau dan tuf halus dan material yang lebih kompak dengan nilai resistivitas 15-337 Ωm diinterpretasikan mewakili litologi tuf konglomerat, tuf pasiran, pasir, kerikil dan kerakal. Penentuan arah perluasan TPA memerlukan pertimbangan antara daya dukung tanah, permeabilitas material, dan posisi air tanah, dengan lintasan 6 menunjukkan kombinasi yang paling menguntungkan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609210127
Keyword
Geolistrik resistivitas 2D Material Dipole-Dipole TPA Cipeucang