Fabrikasi Lapisan rGO/PEDOT:PSS Sebagai Elektrode Fleksibel Untuk Deteksi Glukosa Darah Dengan Metode Doctor Blade
Diabetes Melitus (DM) menjadi penyebab utama 1,6 juta kematian di dunia, sehingga diperlukan teknologi pemantauan glukosa yang praktis dan berkelanjutan. Kondisi tersebut mendorong pengembangan elektrode fleksibel dengan resistivitas rendah dan stabil secara mekanik untuk biosensor glukosa. Penelitian ini mengembangkan lapisan komposit rGO/PEDOT:PSS sebagai elektrode fleksibel pada substrat kertas Whatman No.1 dan PVC. Elektrode difabrikasi menggunakan metode doctor blade dengan variasi komposisi 100:0, 90:10, dan 80:20. Hasil SEM menunjukkan penambahan 10 persen dan 20 persen PEDOT:PSS cenderung melapisi permukaan rGO tanpa menunjukkan perubahan morfologi yang signifikan. FTIR menunjukkan gugus fungsi khas O–H (3742 cm⁻¹), C=O (1729 cm⁻¹), dan C=C (1654 cm⁻¹) dari rGO serta S–O (1344 dan 1176 cm⁻¹), C–C (1294 cm⁻¹), dan C–O–C (1088 cm⁻¹) dari PEDOT:PSS. Hasil CV menunjukkan K1 (100:0) memiliki respon elektrokimia tertinggi, yaitu 0,06160 A/cm² pada scan rate 25 mV/s, sedangkan K3 (80:20) pada Whatman No.1 menunjukkan kestabilan bending terbaik dengan perubahan resistansi relatif terendah sebesar 114,02 persen pada radius 7,5 mm. Namun, analisis statistik menghasilkan nilai p>0,05 yang menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara konsentrasi, substrat, dan radius penekukan terhadap kategori perubahan resistansi relatif.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609210120
Keyword
Biosensor Doctor blade Elektrode fleksibel PEDOT:PSS rGO