Mikrozonasi Kerentanan Seismik Menggunakan Metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) Di Kecamatan Demak, Jawa Tengah
Kecamatan Demak, yang didominasi endapan aluvial Kuarter, dikaji karakteristik dinamika tanahnya melalui analisis mikrotremor metode HVSR. Hasil menunjukkan frekuensi dominan (f₀) berkisar 0,73–1,00 Hz, rendah di tengah–barat daya dan meningkat ke barat laut, mengindikasikan variasi ketebalan sedimen. Faktor amplifikasi (A₀) berkisar 2,2–6,2, tertinggi di barat dan timur laut, sedangkan indeks kerentanan seismik (Kg) berkisar 6–42 dengan konsentrasi tertinggi di sektor barat, sejalan dengan sedimen yang belum terkonsolidasi optimal. Kecepatan gelombang geser (Vs30) berkisar 200–275 m/s, terendah di tengah–selatan dan tertinggi di barat laut serta timur laut. Berdasarkan SNI 1726:2019, seluruh wilayah tergolong kelas situs SD (tanah sedang), meski tetap heterogen secara lokal. Pola spasial f₀, A₀, dan Kg konsisten menunjukkan zona rentan di bagian barat, terkait endapan aluvial muda hasil proses fluvial dan pantai—menjadi masukan penting bagi mitigasi risiko gempa di pesisir utara Jawa Tengah.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609210118
Keyword
mikrotremor Vs30 metode HVSR frekuensi dominan faktor amplifikasi indeks kerentanan seismik Demak