(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

GEOLOGI DAN HIDROGEOLOGI PADA DAERAH MENANGA DAN SEKITARNYA, KECAMATAN TELUK PANDAN, KABUPATEN PESAWARAN, PROVINSI LAMPUNG


View/Open

Author
THARIZA, LAZUARDI NUR

Date Published
19 Aug 2026

Advisor
Alviyanda, S.T., M.T,
Selma Nurul Fauziah, S.Si., M.T.,

Subject
Teknik Geologi

Publisher


Air tanah merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan manusia, terutama bagi masyarakat di wilayah pesisir Daerah Menanga, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Namun, daerah ini menghadapi adanya indikasi intrusi air laut yang dapat meningkatkan salinitas air tanah dan menurunkan kualitas air tanah. Penelitian ini bertujuan mengkaji kondisi geologi, karakteristik hidrogeologi, kualitas air tanah melalui metode pemetaan geologi, hidrogeologi, dan analisis sifat fisik air tanah. Geomorfologi daerah penelitian terbagi menjadi Satuan Perbukitan Struktural (S3) dan Satuan Dataran Fluvial (F3). Urutan stratigrafi dari tua ke muda terdiri atas Satuan Sekis Kuarsa, Satuan Batulanau, Satuan Batupasir Halus, Satuan Batupasir Kasar, Satuan Tuf Kristal, dan Aluvium. Tatanan struktur geologi dikontrol oleh Sesar Menanga berupa sesar mendatar dan sesar naik. Sejarah geologi dimulai pada Pra-Tersier melalui metamorfisme pembentuk Satuan Sekis Kuarsa, disusul pengangkatan dan pembentukan cekungan pengendapan Satuan Batulanau serta Batupasir Halus. Memasuki Zaman Tersier, sedimentasi laut dangkal menghasilkan Satuan Batupasir Kasar, diiringi vulkanisme pembentuk Tuf Kristal dan pengangkatan Bukit Barisan, yang diakhiri pengendapan Aluvium pada Zaman Kuarter. Sistem hidrogeologi daerah ini tersusun atas dua akuifer, tiga akuiklud, dan akuifug. Kualitas fisik air tanah di area pedalaman tergolong layak sebagai air tawar sesuai PERMENKES 2023. Namun, dijumpai anomali berupa penurunan pH akibat lingkungan rawa, peningkatan TDS dari aktivitas antropogenik, serta lonjakan ekstrem TDS, EC, dan salinitas di kawasan pesisir akibat intrusi air laut dan pengaruh hidrotermal. Pengukuran geolistrik menunjukkan keselarasan dengan zona intrusi air laut, di mana nilai salinitas tinggi ditandai oleh resistivitas sangat rendah, sedangkan area bebas intrusi memiliki resistivitas tinggi.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609210115

Keyword
Hidrogeologi kualitas air tanah intrusi air laut geolistrik