(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Perubahan Presipitasi terhadap Ancaman Kekeringan di Pulau Jawa Menggunakan Metode Standardized Precipitation Index (SPI)


Kekeringan meteorologis merupakan bencana hidrometeorologi yang dipicu oleh defisit presipitasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan presipitasi dan karakteristik kekeringan meteorologis di Pulau Jawa periode 1995–2025 menggunakan Standardized Precipitation Index (SPI). Data presipitasi bulanan CHIRPS dianalisis melalui klimatologi, anomali, dan tren presipitasi menggunakan uji Mann–Kendall dan estimator Theil–Sen, serta analisis karakteristik kekeringan berdasarkan SPI-3, SPI-6, dan SPI-12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi presipitasi di Pulau Jawa bagian barat relatif lebih basah dibandingkan wilayah timur. Analisis anomali klimatologi curah hujan perdekade mengindikasikan adanya perubahan distribusi presipitasi antarperiode pengamatan, sedangkan analisis tren menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah mengalami kecenderungan peningkatan presipitasi, meskipun hanya sebagian wilayah yang signifikan secara statistik. Analisis SPI menunjukkan bahwa SPI-3 lebih sensitif mendeteksi kekeringan jangka pendek, sedangkan SPI-6 dan SPI-12 merepresentasikan kekeringan yang lebih persisten dengan durasi dan tingkat keparahan yang lebih tinggi. Secara umum, kejadian kekeringan di Pulau Jawa didominasi oleh kondisi normal hingga kekeringan sedang, sedangkan kekeringan berat dan ekstrem hanya terjadi pada Jawa bagian barat hingga tengah. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan beberapa skala SPI mampu menggambarkan dinamika kekeringan meteorologis secara lebih komprehensif sebagai dasar pemantauan dan mitigasi risiko kekeringan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609210094

Keyword
kekeringan meteorologis presipitasi Pulau Jawa SPI