ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL DENGAN METODE PKJI 2023 DAN PTV VISSIM (Studi Kasus: Jalan Kayu Manis – Jalan Kimaja, Bandar Lampung)
Simpang Jalan Kayu Manis–Jalan Kimaja, Bandar Lampung merupakan simpang tiga tak bersinyal dengan aktivitas lalu lintas yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang menggunakan PKJI 2023, memodelkan kondisi simpang menggunakan PTV VISSIM, serta menentukan alternatif penanganan yang sesuai. Data diperoleh melalui survei lalu lintas pada hari Senin, Kamis, dan Sabtu pada periode pagi dan sore. Hasil analisis PKJI 2023 menunjukkan nilai derajat kejenuhan sebesar 0,48–0,66 dengan tundaan sebesar 10–12 detik/smp. Nilai derajat kejenuhan tertinggi sebesar 0,66 terjadi pada Senin sore pukul 16.30–17.30 WIB, sehingga kondisi simpang masih berada di bawah batas derajat kejenuhan 0,85. Hasil pemodelan PTV VISSIM setelah kalibrasi menunjukkan tingkat pelayanan A berdasarkan tundaan. Validasi model menghasilkan nilai GEH sebesar 5,05 dan MAPE sebesar 13,24%. Berdasarkan kondisi eksisting, penerapan APILL belum diperlukan. Alternatif penanganan diarahkan pada peningkatan geometrik melalui pelebaran pendekat dan penataan ulang area konflik simpang sebagai upaya antisipasi peningkatan volume lalu lintas di masa mendatang.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609210080
Keyword
Simpang Tak Bersinyal PKJI 2023 PTV VISSIM Derajat Kejenuhan Kinerja Simpang