(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Pra Rancangan Pabrik Alumina dari Bauksit dan Natrium Hidroksida dengan Proses Bayer Kapasitas 570.000 Ton/Tahun


Peningkatan kebutuhan alumina (Al₂O₃) di Indonesia seiring berkembangnya industri aluminium, kimia, keramik, refraktori, katalis, dan adsorben mendorong pembangunan industri pengolahan bauksit menjadi produk bernilai tambah. Indonesia memiliki cadangan bauksit yang melimpah, namun pemanfaatannya masih perlu ditingkatkan melalui pengolahan menjadi alumina. Pra-rancangan pabrik ini bertujuan memproduksi alumina menggunakan Proses Bayer dengan kapasitas 570.000 ton/tahun. Pabrik direncanakan beroperasi secara kontinu selama 330 hari/tahun dengan waktu operasi 24 jam/hari dan berlokasi di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Kebutuhan bahan baku utama meliputi bauksit sebesar 224.506,76 kg/jam dan natrium hidroksida sebesar 894,98 kg/jam. Reaksi berlangsung di dalam Continuous Stirred Tank Reactor (CSTR) pada tekanan operasi 7 atm. Kebutuhan utilitas meliputi air domestik sebesar 8.342,26 kg/jam, steam sebesar 196.688,067 kg/jam, bahan bakar sebesar 36.195,6 L/jam, udara proses sebesar 377.720,58 kg/jam, serta energi listrik sebesar 3.336,57 kWh. Berdasarkan hasil evaluasi ekonomi diperoleh return on investment (ROI) setelah pajak sebesar 68%, pay out time (POT) setelah pajak 1,5 tahun, break even point (BEP) sebesar 36%, shut down point (SDP) sebesar 12,2%, dan internal rate of return (IRR) sebesar 30,7%. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, pra-rancangan pabrik alumina dinyatakan layak didirikan secara teknis dan ekonomis. Kata kunci: Alumina, Bauksit, Evaluasi Ekonomi, Perancangan Pabrik, Proses Bayer

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609210075

Keyword
Proses Bayer Alumina Rotary Kiln Evaporator Rotary Drum Vakum Filter