EVALUASI POTENSI AIR TANAH DI IBU KOTA NUSANTARA (IKN) MENGGUNAKAN METODE SEISMIK REFRAKSI TOMOGRAFI DAN MULTICHANNEL ANALYSIS OF SURFACE WAVES
Penelitian ini mengintegrasikan metode Seismic Refraction Tomography (SRT) dan Multichannel Analysis of Surface Waves (MASW) untuk memetakan kedalaman muka air tanah (water table) secara non-invasif di kawasan Mentawir (Lintasan IKN1) dan Pemaluan (Lintasan IKN2), Ibu Kota Nusantara (IKN). Hasil inversi SRT menunjukkan nilai kecepatan gelombang kompresi (Vp) lapisan atas (0–5 m) berkisar antara 450–900 m/s yang berasosiasi dengan aluvium tak jenuh, dan meningkat menjadi 900–2500 m/s pada kedalaman 5–15 m. Inversi MASW menghasilkan kecepatan gelombang geser (Vs) berkisar 150–350 m/s, mengklasifikasikan tanah atas sebagai tanah lunak (Site Class SE) dan tanah sedang (Site Class SD) di bawahnya. Integrasi kedua parameter menghasilkan rasio Vp/Vs berkisar 2,4–7,7. Zona jenuh air (akuifer dangkal) berhasil dilokalisasi mulai kedalaman sekitar 5 m, ditandai oleh lonjakan nilai Vp > 900 m/s dan anomali rasio Vp/Vs > 5.2 (mencapai 5.2–7.7). Integrasi ini terbukti sangat efektif untuk melokalisasi akuifer dangkal guna mendukung perencanaan infrastruktur di IKN.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609210073
Keyword
Seismik Refraksi Tomografi MASW rasio Vp/Vs Air tanah