(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

EVALUASI KELAYAKHUNIAN PERUMAHAN BERDASARKAN PERSEPSI PENGHUNI DI PERUMNAS WAY HALIM KOTA BANDAR LAMPUNG


View/Open

Author
Muhammad, Ghozy Aimar Akbar

Date Published
05 Aug 2026

Advisor

Subject
Perencanaan Wilayah dan Kota

Publisher


Kawasan perumahan merupakan salah satu elemen penting dalam mendukung kualitas hidup masyarakat, yang dipengaruhi oleh kondisi fisik hunian, lingkungan, aksesibilitas, sosial, dan ekonomi. Seiring bertambahnya usia kawasan Perumnas Way Halim di Kota Bandar Lampung, muncul berbagai permasalahan yang berpotensi menurunkan tingkat kelayakhunian, seperti kondisi sanitasi, pengelolaan sampah, kualitas infrastruktur lingkungan, serta keterjangkauan terhadap fasilitas pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kelayakhunian kawasan Perumnas Way Halim berdasarkan persepsi penghuni serta menentukan prioritas peningkatan kualitas lingkungan permukiman. Penelitian menggunakan pendekatan deduktif dengan metode kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang dipilih menggunakan teknik Purposive accidental. Instrumen penelitian disusun berdasarkan tujuh dimensi AARP Livability Index, yaitu housing, neighborhood, transportation, environment, health, engagement, dan opportunity. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk menggambarkan kondisi kelayakhunian kawasan serta metode Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengidentifikasi kesenjangan antara tingkat kepentingan dan tingkat kinerja setiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakhunian Perumnas Way Halim berada pada kategori cukup baik, ditandai dengan terpenuhinya sebagian besar aspek dasar hunian, terutama pencahayaan alami, ketersediaan air bersih, dan kondisi suhu lingkungan. Namun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang memerlukan perhatian, khususnya pengelolaan sampah, sanitasi rumah, kondisi jalan lingkungan, akses terhadap fasilitas kesehatan, akses menuju pusat aktivitas ekonomi, serta sirkulasi udara lingkungan. Hasil analisis IPA menunjukkan bahwa aspek-aspek tersebut berada pada prioritas utama perbaikan karena memiliki tingkat kepentingan yang tinggi namun belum diimbangi oleh kinerja yang memadai. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas lingkungan permukiman perlu difokuskan pada aspek lingkungan, aksesibilitas, dan pelayanan dasar tanpa mengabaikan pemeliharaan aspek-aspek yang telah memiliki kinerja baik, sehingga dapat mewujudkan kawasan hunian yang lebih layak huni, nyaman, dan berkelanjutan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609210068

Keyword
kelayakhunian, livability, persepsi penghuni, Impo livability, residents' perception, Importance Perf