(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

PENGARUH WAKTU PERENDAMAN SERAT DAUN NANAS SEBAGAI PENDUKUNG ZEOLIT-A TERHADAP PERBAIKAN SIFAT FISIK OLI BEKAS


Industri minyak dan gas (migas) menggunakan oli pelumas pada berbagai peralatan operasional, seperti pompa, kompresor, turbin, dan mesin pengeboran. Selama operasi, oli dapat mengalami degradasi dan kontaminasi yang menyebabkan perubahan sifat fisik, sehingga diperlukan pengolahan untuk memperbaiki kualitas oli bekas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh waktu perendaman serat daun nanas menggunakan KOH sebagai material pendukung zeolit-A terhadap perbaikan sifat fisik oli bekas serta menentukan waktu perendaman optimum. Penelitian dilakukan pada skala laboratorium dengan variasi waktu perendaman 10, 20, dan 30 jam pada suhu ruang. Serat daun nanas diaktivasi menggunakan KOH 4 M, kemudian dikombinasikan dengan zeolit-A sintetis komersial sebagai adsorben untuk remediasi oli bekas. Evaluasi hasil remediasi dilakukan berdasarkan parameter densitas, viskositas kinematik, dan titik nyala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi waktu perendaman memberikan perubahan terhadap sifat fisik oli hasil remediasi. Waktu perendaman 20 jam menghasilkan karakteristik yang paling mendekati oli baru, dengan densitas 0,8878 g/cm³, viskositas kinematik 61,9812 cSt, dan titik nyala 215,15 °C, sedangkan oli baru memiliki densitas 0,889 g/cm³, viskositas 64,6842 cSt, dan titik nyala 218,2 °C. Perbaikan tersebut menunjukkan bahwa kombinasi zeolit-A dan serat daun nanas teraktivasi KOH berpotensi digunakan sebagai alternatif material adsorben dalam proses remediasi oli bekas, khususnya untuk membantu mengembalikan karakteristik fisik oli agar lebih mendekati kondisi oli baru.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609210033

Keyword