ANALISIS KEBUTUHAN FASILITAS PEJALAN KAKI BERDASARKAN PEDOMAN NO.07/P/BM/2023 DAN PERSEPSI PENGGUNA (STUDI KASUS: JALAN TERUSAN RYACUDU, DEPAN GERBANG UTAMA ITERA)
Jalan Terusan Ryacudu di depan Gerbang Utama ITERA merupakan akses utama menuju Gerbang Tol Kotabaru dengan lalu lintas padat, namun belum memiliki fasilitas penyeberangan pejalan kaki yang memadai sehingga berisiko bagi keselamatan mahasiswa dan warga yang menyeberang. Penelitian ini bertujuan mengetahui volume pejalan kaki, lalu lintas, dan penyeberang pada jam puncak, menentukan jenis fasilitas penyeberangan sesuai Pedoman Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki Pd 07/P/BM/2023, serta menganalisis persepsi pejalan kaki terhadap keamanan dan kebutuhan fasilitas, sebagai rujukan bagi ITERA dan instansi terkait. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei traffic counting jam puncak dan kuesioner kepada 312 responden, diolah dengan metode kuantitatif evaluatif berupa indeks PV2 dan regresi linear berganda. Hasilnya, PV2 sebesar 4,01x109 dengan volume penyeberang 165 orang/jam pukul 17.00-18.00 WIB menunjukkan fasilitas paling sesuai adalah pelican cross dengan lapak tunggu, sementara 93% responden justru menginginkan JPO, mengindikasikan tingginya latent demand terhadap pemisahan fisik pejalan kaki dan kendaraan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609200035
Keyword
fasilitas pejalan kaki volume lalu lintas persepsi pengguna Pd 07/P/BM/2023 latent demand